IHSG Menguat, Waspadai Koreksi Saham Perbankan Pekan Depan
Minggu, 24 Oktober 2021 - 13:01 WIB
Dia melanjutkan, faktor lainnya yang turut mengerek IHSG adalah harga komoditas yang naik seiring dengan laporan data ekspor yang meningkat signifikan.
"Sebenarnya ada sedikit keuntungan di mana ketika harga komoditas itu naik, dilihat dari data ekspor kita kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kenaikan ekspor non migas ini cukup signifikan khususnya di komoditas pertambangan seperti batu bara," bebernya.
Dengan demikian, jika terjadi koreksi di sektor pertambangan maupun perbankan, menurut dia itu adalah hal yang wajar. "Memang kalau kita lihat IHSG ini ditopang oleh ekonomi yang cukup kuat. Jadi, jika ada koreksi ke depannya saya pikir itu menjadi harga koreksi yang masih wajar, masih sehat," ucapnya.
Lebih lanjut, Oktavianus menilai sektor perbankan sebenarnya masih dalam posisi meningkat terutama didorong pemulihan ekonomi dan data Bank Indonesia terkait pertumbuhan tingkat kredit.
Baca juga: Barbie Kumalasari Pamer Saldo Rekening, Jumlahnya Bikin Lucinta Luna Ketawa Ngakak
"Sebenarnya ada sedikit keuntungan di mana ketika harga komoditas itu naik, dilihat dari data ekspor kita kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kenaikan ekspor non migas ini cukup signifikan khususnya di komoditas pertambangan seperti batu bara," bebernya.
Dengan demikian, jika terjadi koreksi di sektor pertambangan maupun perbankan, menurut dia itu adalah hal yang wajar. "Memang kalau kita lihat IHSG ini ditopang oleh ekonomi yang cukup kuat. Jadi, jika ada koreksi ke depannya saya pikir itu menjadi harga koreksi yang masih wajar, masih sehat," ucapnya.
Lebih lanjut, Oktavianus menilai sektor perbankan sebenarnya masih dalam posisi meningkat terutama didorong pemulihan ekonomi dan data Bank Indonesia terkait pertumbuhan tingkat kredit.
Baca juga: Barbie Kumalasari Pamer Saldo Rekening, Jumlahnya Bikin Lucinta Luna Ketawa Ngakak
Lihat Juga :