Jokowi Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp275 Ribu, Siapa Untung Siapa Buntung?
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 12:30 WIB
Pemerintah resmi menurunkan harga tes PCR menjadi Rp275 ribu di Jawa Bali dan luar Jawa Bali Rp300 ribu. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah resmi menurunkan harga tes PCR menjadi Rp275 ribu di Jawa Bali dan luar Jawa Bali Rp300 ribu. Penurunan tersebut tentunya disambut baik oleh masyarakat karena lebih murah.
Namun kebijakan tersebut tidak selalu disambut baik oleh usaha jasa klinik. Soalnya kebijakan tersebut membuat omzet usaha jasa klinik PCR menurun drastis. Hal itu disampaikan langsung oleh pengelola PASS Klinik PCR di kawasan Menteng, Jakarta Pusat Linda Astusi.
"Kalau soal harga turun jelas kita ikut aturan pemerintah. Tapi menimbang untung dan rugi kita pasti merugi karena omzet semakin turun," kata Linda saat ditemui PASS klinik PCR, Jumat (29/10/2021).
Baca Juga: Harga PCR Turun Jadi Rp275 Ribu, Begini Fakta di Lapangan
Meski begitu, Linda tidak menyampaikan detil kerugian yang dierita. Namun yang jelas omzet mengalami penurunan cukup signifikan. "Kalau rugi berapa kita tidak bisa sampaikan. Tapi jelas omzetnya turun," tandas dia.
Dia mengungkapkan, masyarakat yang melakukan PCR saat ini sudah turun drastis. Ada kumungkinan karena masyarakat sudah banyak di vaksinasi.
Namun kebijakan tersebut tidak selalu disambut baik oleh usaha jasa klinik. Soalnya kebijakan tersebut membuat omzet usaha jasa klinik PCR menurun drastis. Hal itu disampaikan langsung oleh pengelola PASS Klinik PCR di kawasan Menteng, Jakarta Pusat Linda Astusi.
"Kalau soal harga turun jelas kita ikut aturan pemerintah. Tapi menimbang untung dan rugi kita pasti merugi karena omzet semakin turun," kata Linda saat ditemui PASS klinik PCR, Jumat (29/10/2021).
Baca Juga: Harga PCR Turun Jadi Rp275 Ribu, Begini Fakta di Lapangan
Meski begitu, Linda tidak menyampaikan detil kerugian yang dierita. Namun yang jelas omzet mengalami penurunan cukup signifikan. "Kalau rugi berapa kita tidak bisa sampaikan. Tapi jelas omzetnya turun," tandas dia.
Dia mengungkapkan, masyarakat yang melakukan PCR saat ini sudah turun drastis. Ada kumungkinan karena masyarakat sudah banyak di vaksinasi.
Lihat Juga :