Kinerja DVLA Meningkat Signifikan di Tengah Pandemi Covid-19

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:22 WIB
Bisnis ekspor, terutama ekspor kepada pihak afiliasi Perseroan, mencatatkan penurunan sejalan dengan strategi manufaktur Grup, perusahaan afiliasi Perseroan di Filipina, yang telah resmi menjalakan operasional pabrik soft gel baru di tahun ini. Permintaan ekspor yang menurun juga merefleksikan tantangan bisnis yang dihadapi oleh para pelanggan pihak ketiga Perseroan.

Laba periode berjalan antara Q1 2019 dan Q1 2020 mencatatkan penurunan sebesar 32% (atau sebesar Rp 26,7 Miliar), terutama dikarenakan oleh penurunan marjin laba bruto, peningkatan biaya penjualan dan pemasaran, yang sebagian diimbangi oleh kinerja valuta asing yang lebih menguntungkan.

Penurunan pada marjin laba bruto disebabkan oleh produk mix misalnya penjualan yang lebih tinggi atas produk-produk dengan marjin yang lebih rendah. Sementara biaya penjualan dan pemasaran meningkat didorong oleh adanya launching produk bisnis Obat Resep (Roswin), investasi terhadap produk-produk Consumer Health Perseroan yang terus dilakukan untuk memperkuat ekuitas merek dan relevansi selama situasi Covid-19.

Ditambah meningkatnya pelaksanaan Program Ilmiah dan Pendidikan untuk membantu dan mempertajam pengetahuan para tenaga kesehatan mitra Perseroan. Di tengah kinerja kuartal pertama dan ketidakpastian yang disebabkan oleh pandemik Covid-19, Managemen Perseroan tetap percaya diri akan kemampuannya dalam mencapai rencana Perseroan di tahun 2020, dan tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan industri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!