IHSG Diprediksi Kembali Melemah, Cermati 5 Saham Ini
Jum'at, 05 Juni 2020 - 07:37 WIB
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali melemah pada perdagangan akhir pekan ini. Kemarin Kamis (4/6), IHSG ditutup pada zona merah di level 4.916 atau turun 24,3 poin (0,49%).
Analis Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama mengatakan MACD maupun RSI menunjukkan sinyal positif. Meskipun demikian, Stochastic sudah menunjukkan pola dead cross di area overbought.
"Di sisi lain, terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," kata Nafan dalam risetnya, Jumat (5/6/2020). (Baca : IHSG Berakhir Tergelincir Saat Bursa China Mixed )
Dia menambahkan, berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.865,27 hingga 4.778,71. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 4.975,54 hingga 5.097,14. Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
1. AALI
Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area 7.875 – 8000, dengan target harga di level 7.100. Resistance: 8.500.
2. INDY
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 650 – 690, dengan target harga secara bertahap di 725, 825, 1.055 dan 1.285. Support: 650 & 595.
3. INKP
Analis Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama mengatakan MACD maupun RSI menunjukkan sinyal positif. Meskipun demikian, Stochastic sudah menunjukkan pola dead cross di area overbought.
"Di sisi lain, terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," kata Nafan dalam risetnya, Jumat (5/6/2020). (Baca : IHSG Berakhir Tergelincir Saat Bursa China Mixed )
Dia menambahkan, berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.865,27 hingga 4.778,71. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 4.975,54 hingga 5.097,14. Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
1. AALI
Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area 7.875 – 8000, dengan target harga di level 7.100. Resistance: 8.500.
2. INDY
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 650 – 690, dengan target harga secara bertahap di 725, 825, 1.055 dan 1.285. Support: 650 & 595.
3. INKP
tulis komentar anda