Komitmen Pengurangan Produksi Tak Pasti, Harga Minyak Turun Lagi
Jum'at, 05 Juni 2020 - 11:23 WIB
"Kelompok minyak sedang berjuang untuk menemukan konsensus seputar perpanjangan pemotongan produksi dalam," kata ANZ Research dalam sebuah catatan seperti dikutip Reuters, Jumat (5/6/2020).
"Ketakutan yang berkembang adalah bahwa tidak hanya kesepakatan untuk memperpanjang pemotongan dalam tidak tercapai, tetapi produsen bahkan dapat melonggarkan kepatuhan mereka saat ini. Ini pada akhirnya akan melihat peningkatan output dalam beberapa minggu mendatang."
Arab Saudi dan Rusia, dua produsen minyak terbesar dunia, ingin memperpanjang pengurangan produksi 9,7 juta barel per hari (bph) menjadi Juli.
Jika OPEC + gagal untuk menyetujui roll out keluaran saat ini. Hal itu berarti pembatasan dapat mengurangi kembali ke pemotongan 7,7 juta barel per hari dari Juli hingga Desember seperti yang disepakati sebelumnya.
"Ketakutan yang berkembang adalah bahwa tidak hanya kesepakatan untuk memperpanjang pemotongan dalam tidak tercapai, tetapi produsen bahkan dapat melonggarkan kepatuhan mereka saat ini. Ini pada akhirnya akan melihat peningkatan output dalam beberapa minggu mendatang."
Arab Saudi dan Rusia, dua produsen minyak terbesar dunia, ingin memperpanjang pengurangan produksi 9,7 juta barel per hari (bph) menjadi Juli.
Jika OPEC + gagal untuk menyetujui roll out keluaran saat ini. Hal itu berarti pembatasan dapat mengurangi kembali ke pemotongan 7,7 juta barel per hari dari Juli hingga Desember seperti yang disepakati sebelumnya.
(fai)
Lihat Juga :