Bank Sulselbar dan Amartha Sinergi Danai Usaha Ibu-Ibu di Desa

Kamis, 11 November 2021 - 18:34 WIB
Chief Risk and Sustainable Officer PT Amartha , Aria Widyanto menjelaskan Amartha hadir di 17 provinsi di Indonesia dengan jumlah pelanggan lebih dari 1 juta orang. Mereka adalah ibu-ibu yang merupakan pengusaha mikro. Khusus di Pulau Sulawesi, Amartha hadir di Sulsel, Sulbar, Sultra, dan Sulteng.

"Segmen Amartha fokus di pembiayaan modal kerja bagi ibu-ibu, yaitu orang-orang dengan pendapatan yang masih rendah dengan jumlah pinjaman relatif kecil, paling banyak Rp15 juta. Segmen ini paling besar tapi belum dilayani dengan baik," ungkap Aria.

Dia menilai, Sulawesi merupakan daerah yang sangat menjanjikan. Pertumbuhan sangat pesat. Amartha memprediksi bahwa Sulawesi akan bertumbuh hanya 40 persen saja, tapi realisasinya sudah melampaui 90 persen tahun ini.

Baca juga:Lutra dan Bank Sulselbar Percepat Digitalisasi UMKM dengan QRIS

Hingga Oktober 2021, Amartha sudah menyalurkan pendanaan Rp1,2 triliun kepada 870 ribu perempuan wirausaha. Di Pulau Sulawesi, nilainya sebesar Rp450 miliar, Rp240 miliar disalurkan di Provinsi Sulse dan Sulbar. Tahun depan, Amartha menyiapkan dana Rp1 triliun khusus di Pulau Sulawesi, sedangkan Rp500 miliar diprediksi akan terserap di wilayah Sulsel dan Sulbar.

"Amartha didirikan untuk menciptakan dampak sosial, karena dengan mendanai perempuan kesejahteraan keluarga bisa meningkat. Bersama Bank Sulselbar sebagai bentuk rencana kolaboasi untuk lebih mensejahterakan ratusan ribu hingga jutaan ibu-ibu di Sulawesi," pungkas Aria.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!