Hadiri Project KRTA, Mekop Teten: Kain Daerah Punya Nilai Ekonomi Tinggi

Kamis, 11 November 2021 - 23:35 WIB
Sejumlah siswa melihat pameran temporer wastra atau kain tradisional di Museum Tekstil, Jakarta. Foto/Dok SINDOnews/Yulianto
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan kain yang diproduksi oleh masing-masing daerah Indonesia sebetulnya memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Hal tersebut terlihat ketika Menkop Teten mengunjungi Project KRTA yang merupakan salah satu hasil dari inisiatif 'Future Fashion' dari Smesco Labo.

Menurut dia, produk kerajinan fashion ini sudah seharusnya dikembangkan oleh para pelaku UMKM di daerah khususnya yang memproduksi kain. Teten menilai, kain tradisional di Indonesia ternyata bisa menjadi satu hal yang menarik apabila melalui sentuhan kreativitas seperti yang ada dalam rangkaian siluet Future Fashion.



"Menurut saya keren sekali, kita banyak inspirasi dari sisi supply-nya, misal kain tradisionalnya dari berbagai darah yang cukup beragam, ternyata bisa menjadi hal yang menarik ketika ada kreativitas yang luar biasa," ujar Teten saat mengunjungi Project KRTA, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Dongkrak Ekspor UKM, Menteri Teten Contek Vietnam hingga India

Dia menambahkan, produk kain daerah ini sebetulnya memiliki nilai ekonomis yang tinggi ketika diadopsi oleh masyarakat sebagai pakaian sehari-hari dalam setiap kegiatan.

Bahkan, Teten berharap pakaian-pakaian dari daerah ini bisa menjadi pakaian dalam Presidensi G20. "Hal ini yang saya kira nilai ekonominya akan menjadi lebih tinggi. Kita ingin menampilkan model seperti ini di G20," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!