Bank Indonesia Diramal Tahan Bunga Acuan di Tingkat 3,5%

Kamis, 18 November 2021 - 09:17 WIB
"Dari sinyal pernyataan The Fed tersebut, diperkirakan BI akan menunggu sinyal dari indikator perekonomian AS yang pulih untuk mengantisipasi pengetatan dari The Fed yang lebih cepat dari perkiraan," katanya.

Lebih lanjut, jika tekanan inflasi 2022 cenderung lebih tinggi dari perkiraan, di mana dipengaruhi oleh pemulihan konsumsi domestik, serta potensi kenaikan inflasi yang disebabkan oleh supply chain disruption maka BI diperkirakan akan mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunganya pada akhir tahun depan.

Baca Juga: Makin Kompetitif, Segini Besaran Suku Bunga Kredit Modal Kerja per Agustus 2021

Namun demikian, apabila inflasi cenderung terkendali dan rupiah cenderung stabil di tengah Fed yang belum akan menaikkan suku bunga tahun depan, maka BI pun berpotensi untuk mempertahankan suku bunga acuannya pada tahun depan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!