Fitch Pertahankan Rating Kredit RI, Kemenkeu Pede Ekonomi Membaik
Rabu, 24 November 2021 - 17:23 WIB
Suminto melanjutkan, berbagai indikator ekonomi dalam negeri juga menunjukkan perbaikan dan pemulihan secara bertahap. Pada kuartal III/2021 kinerja perekonomian Indonesia mampu tumbuh positif sebesar 3,51%, meskipun ini mengalami penurunan dari kuartal II/2021 karena adanya gelombang kedua Covid-19 pada awal kuartal III.
"Harapan kita di kuartal IV/2021 dapat dicapai perbaikan kembali. Dari sisi pemerintah outlook kami untuk pertumbuhan ekonomi tahun 2021 pada kisaran 3,5%-4%. Tahun depan outlook pemerintah sebesar 5,2%. Mudah-mudahan dengan upaya bersama bisa kita capai bersama," ungkapnya.
Sementara dari sisi global, pemerintah juga terus mencermati berbagai risiko seperti kecenderungan kenaikan harga energi dan komoditas. Selain itu, terjadi kenaikan inflasi di beberapa negara akibat disrupsi dari global supply chain akibat pandemi Covid-19.
"Itu beberapa risiko yang harus kita waspadai termasuk dari sisi policy dari negara-negara maju terkait penanganan pandemi perlu terus kita lihat. Kita juga harus mewaspadai kenaikan suku bunga di negara maju karena memiliki risiko terhadap perekonomian kita," tandasnya.
Baca Juga: Presiden Jokowi: Investasi Jangkar Pemulihan Ekonomi
"Harapan kita di kuartal IV/2021 dapat dicapai perbaikan kembali. Dari sisi pemerintah outlook kami untuk pertumbuhan ekonomi tahun 2021 pada kisaran 3,5%-4%. Tahun depan outlook pemerintah sebesar 5,2%. Mudah-mudahan dengan upaya bersama bisa kita capai bersama," ungkapnya.
Sementara dari sisi global, pemerintah juga terus mencermati berbagai risiko seperti kecenderungan kenaikan harga energi dan komoditas. Selain itu, terjadi kenaikan inflasi di beberapa negara akibat disrupsi dari global supply chain akibat pandemi Covid-19.
"Itu beberapa risiko yang harus kita waspadai termasuk dari sisi policy dari negara-negara maju terkait penanganan pandemi perlu terus kita lihat. Kita juga harus mewaspadai kenaikan suku bunga di negara maju karena memiliki risiko terhadap perekonomian kita," tandasnya.
Baca Juga: Presiden Jokowi: Investasi Jangkar Pemulihan Ekonomi
Lihat Juga :