WSBK Mandalika Dongkrak Omzet dan Okupansi Hotel hingga 95%
Senin, 29 November 2021 - 14:41 WIB
Dirinya juga mendapat laporan bahwa okupansi kamar hotel naik signifikan menjelang maupun selama WSBK berlangsung. Sebelum WSBK, okupansi rata-rata 15% namun adanya event WSBK menjadi sekitar 95%. "Sementara untuk omzet sendiri biasanya sebelum WSBK mencapai 15% namun setelah WSBK mencapai 85%," ujar Sandiaga.
Baca juga: Kisah Unik dan Menarik di Luar Sirkuit Mandalika Warnai WSBK Indonesia
Tak hanya itu, gelaran WSBK juga menyerap 1.475 tenaga kerja lokal, terutama di 6 desa penyangga Mandalika. "Mereka bertugas sebagai marshal, Covid-19 safety, kru medis, kru event, crowd control, dokumentasi, kebersihan, tiket, transportasi, sampai pengelola sampah," urainya.
Atas prestasi yang menggembirakan ini, Sandiaga mengapresiasi seluruh pihak yang sudah terlibat dan mendukung penuh pelaksanaan WSBK hingga berakhir dengan capaian yang positif.
"Hal ini menjadi indikator opetimisme kita bahwa penyelenggaraan MotoGP di Mandalika 2022 nanti juga akan berjalan sukses. Penyelenggaraan WSBK ini menjadi pengalaman berharga untuk suksesnya penyelenggaraan event MotoGP 2022 serta event-event berikutnya," tandasnya.
Baca juga: Kisah Unik dan Menarik di Luar Sirkuit Mandalika Warnai WSBK Indonesia
Tak hanya itu, gelaran WSBK juga menyerap 1.475 tenaga kerja lokal, terutama di 6 desa penyangga Mandalika. "Mereka bertugas sebagai marshal, Covid-19 safety, kru medis, kru event, crowd control, dokumentasi, kebersihan, tiket, transportasi, sampai pengelola sampah," urainya.
Atas prestasi yang menggembirakan ini, Sandiaga mengapresiasi seluruh pihak yang sudah terlibat dan mendukung penuh pelaksanaan WSBK hingga berakhir dengan capaian yang positif.
"Hal ini menjadi indikator opetimisme kita bahwa penyelenggaraan MotoGP di Mandalika 2022 nanti juga akan berjalan sukses. Penyelenggaraan WSBK ini menjadi pengalaman berharga untuk suksesnya penyelenggaraan event MotoGP 2022 serta event-event berikutnya," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :