IFSoc Ramal Indonesia Kebanjiran Startup Baru di 2022

Kamis, 09 Desember 2021 - 21:44 WIB
Anggota Steering Committee IFSoc Rudiantara. Foto/Dok SINDOnews
JAKARTA - Indonesia Fintech Society (IFSoc) memperkirakan mulai tahun 2022 akan banyak bermunculan usaha-usaha rintisan atau startup baru dan unicorn di Indonesia.

Anggota Steering Committee IFSoc Rudiantara menjelaskan, fenomena kemunculan stratup baru merupakan kelanjutan dari perusahaan rintisan sebelumnya, misalnya Gojek, Tokopedia, J&T Ekspress, Bukalapak, Traveloka, Xendit, Ajaib, Onlinepajak, hingga Ovo.



"Di tahun 2022 (unicorn-unicorn baru) masih akan bermunculan. Misalnya dari sektor fintech, edutech, atau bahkan healthtech," kata Rudiantara saat konferensi pers, Kamis (9/12/2021).

Baca juga: Serius Kembangkan Startup, Jokowi Siap Luncurkan Merah Putih Fund

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu menekankan pentingnya keunggulan hingga ketahanan model bisnis dari tumbuhnya unicorn-unicorn baru di Indonesia khususnya terkait inovasi dan strategi model bisnis. "Lalu apakah nanti masih akan pakai strategi bakar uang, atau sudah ada yang fokus pada aspek cashflow dan lain sebagainya," tukasnya.

Dia menilai strategi bisnis unicorn dengan melakukan metode 'bakar uang' saat ini perlahan ditinggalkan. Pasalnya, banyak perusahaan rintisan baru yang justru berlomba agar bisa meraup profit. "Karena kalau diamati, sekarang itu para investor sudah mulai fokus ke masalah cashflow," papar pria berkacamata itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!