Serius Kembangkan Startup, Jokowi Siap Luncurkan Merah Putih Fund

Senin, 22 November 2021 - 11:07 WIB
loading...
Serius Kembangkan Startup, Jokowi Siap Luncurkan Merah Putih Fund
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pengembangan startup di dalam negeri melalui Merah Putih Fund. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) akan meluncurkan Merah Putih Fund, yaitu fasilitas pendanaan untuk mendorong perkembangan perusahaan rintisan ( startup ) di Indonesia. Merah Putih Fund ditargetkan meluncur pada pertengahan Desember 2021.

Kabar tersebut disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir. Dia menjelaskan, melalui Merah Putih Fund, perusahaan rintisan dalam negeri akan memperoleh pendanaan, pendampingan, hingga penjamin (offtaker).

Baca Juga: Data OJK: Ada 2.100 Start Up di RI, 7 Unicorn dan 2 Decacorn Merambah ASEAN

"Kita sedang siapkan merah putih fund yang akan di-launching Presiden pada pertengahan Desember (2021) supaya (startup) ada pendanaan, pendampingan dan offtaker," papar Erick dikutip Senin (22/11/2021).

Erick mengatakan, startup di Tanah Air sangat potensial. Namun, potensi itu kurang dimaksimalkan oleh investor maupun pemerintah. Hal itu tampak dari mayoritas investasi yang diterima unicorn berasal dari asing.

Karena itu, kata dia, pemerintah menilai perlu melakukan intervensi di sektor bisnis berbasis digital di Indonesia. Salah satunya adalah dengan menyediakan Merah Putih Fund.

Upaya penguatan dan pengembangan usaha rintisan dalam negeri juga dilakukan melalui pendirian modal ventura. Selain itu, pemerintah akan mendorong pendirian startup yang dilakukan anak muda.

Baca Juga: Peringati Sumpah Pemuda, Ratusan Anak Muda Papua Dilatih Jadi Pengusaha Startup

Erick menyebut, dalam beberapa tahun ke depan ditargetkan setidaknya muncul 25 startup baru. Pemerintah sendiri akan mengambil langkah strategis untuk mewujudkan keberadaan unicorn baru dalam negeri. Langkah itu, sekaligus mendorong perusahaan di Indonesia agar menjadi lebih besar dan mampu menyerap lapangan kerja baru secara masif.

"Dan juga mendorong ekonomi kita untuk memastikan Indonesia kita terproteksi juga dengan digitalisasi, jangan dari luar aja kita jadi market tapi banyak entrepreneur yang juga bisa berdiri tegak dan akan mendorong mereka," tegasnya.
(fai)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1452 seconds (10.101#12.26)