Stunting Bisa Picu Kerugian Ekonomi 3% per Tahun dari PDB
Selasa, 14 Desember 2021 - 12:40 WIB
Maruf menekankan bahwa percepatan penurunan stunting memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak. Tidak hanya komitmen di tingkat pusat, upaya advokasi komitmen pemerintah daerah juga harus optimal.
"Hingga tahun 2021, seluruh bupati dan wali kota dari 514 kabupaten/kota telah menandatangani komitmen bersama untuk melakukan percepatan penurunan stunting di daerah. Komitmen tersebut harus tetap dijaga dan betul-betul dibuktikan pelaksanaan di daerah," tuturnya.
Baca Juga: Canda Wapres Soal Muktamar NU: Diawali Gegeran, Diakhiri Gergeran
Tidak hanya itu, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci untuk memastikan konvergensi antar program penurunan stunting hingga ke tingkat desa/kelurahan. Menurutnya, upaya tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh satu lembaga saja, atau hanya dari unsur pemerintah pusat saja.
"Upaya penurunan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan desa/kelurahan, akademisi, media, swasta, lembaga swadaya masyarakat, dan mitra pembangunan," jelasnya.
"Hingga tahun 2021, seluruh bupati dan wali kota dari 514 kabupaten/kota telah menandatangani komitmen bersama untuk melakukan percepatan penurunan stunting di daerah. Komitmen tersebut harus tetap dijaga dan betul-betul dibuktikan pelaksanaan di daerah," tuturnya.
Baca Juga: Canda Wapres Soal Muktamar NU: Diawali Gegeran, Diakhiri Gergeran
Tidak hanya itu, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci untuk memastikan konvergensi antar program penurunan stunting hingga ke tingkat desa/kelurahan. Menurutnya, upaya tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh satu lembaga saja, atau hanya dari unsur pemerintah pusat saja.
"Upaya penurunan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan desa/kelurahan, akademisi, media, swasta, lembaga swadaya masyarakat, dan mitra pembangunan," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :