Perlu Upaya Konkret, Indonesia Optimistis Bisa Tinggalkan Energi Kotor

Rabu, 15 Desember 2021 - 09:17 WIB
Indonesia memerlukan upaya yang konkret dan terencana untuk mencapai target bauran energi baru terbarukan. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, Indonesia memerlukan upaya yang konkret dan terencana untuk mencapai target bauran energi primer energi baru terbarukan (EBT) 23% di tahun 2025. Hingga tahun 2020 bauran EBT baru mencapai 11,2%.

"Dalam rangka mempercepat pembangunan EBT dan dengan mempertimbangkan waktu pembangunan yang cepat dan kompetitif dari segi harga, Kementerian ESDM sedang mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), baik PLTS Atap skala kecil, PLTS Terapung, maupun PLTS dengan skala besar yang tersebar di seluruh Indonesia," ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Badan Legislatif DPR RI, baru-baru ini.



Baca Juga: Pajak Karbon Bakal Segera Diterapkan, Apa Untungnya?

Secara rinci, rencana pengembangan PLTS terdiri dari pengembangan PLTS Atap dengan target 2025 sebesar 3,61 giga watt (GW). PLTS terapung berpotensi dikembangkan sebesar 26,65 GW, serta PLTS Skala Besar ditargetkan sampai dengan 2030 mencapai 4,68 GW.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!