Riset MNC Sekuritas: CPO, Batu Bara dan Nikel Katalis Positif di Tengah Omicron

Jum'at, 24 Desember 2021 - 19:14 WIB
"IHSG ditutup menguat seiring dengan penguatan beberapa sektor, yang dipimpin oleh sektor industri +1,16%, diikuti oleh sektor properti +0,85%. Penguatan IHSG sejalan dengan penguatan indeks regional Asia lainnya seperti Nikkei +2,08% dan Hang Seng +1,00%," paparnya.

Katalis positif lainnya di tengah isu penyebaran COVID-19 varian Omicron datang dari kenaikan harga komoditas seperti CPO, batu bara dan nikel.

IHSG terkoreksi -0,38% menjadi 6.529,59 pada Rabu (22/12/2021) diikuti net foreign sell yang mencapai Rp374,84 miliar. IHSG ditutup melemah hampir di semua sektornya yang dipimpin oleh sektor transportasi -1,39%, diikuti oleh sektor properti -0,90%.

"Koreksi hanya sehari karena IHSG kembali menguat +0,40% menjadi 6.555,55 pada Kamis (23/12/2021) diikuti net foreign sell yang mencapai Rp50,10 miliar,” jelas Rifqi.

Rifqi menambahkan, IHSG tidak terpengaruh berita Kementerian Kesehatan mencatat penambahan kasus Omicron dalam negeri menjadi 8 kasus aktif pada Kamis kemarin (23/12/2021).

Menutup perdagangan efek pada minggu ini, IHSG ditutup menguat +0,11% ke level 6.562,90 pada hari Jumat (24/12/2021) diikuti net foreign buy sebesar Rp205,57 miliar dengan sektor siklikal yang memimpin pertumbuhan indeks pada hari ini sebesar +2,04%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!