Merger dan Akuisisi Bank Digital Diprediksi Kian Marak

Rabu, 29 Desember 2021 - 13:14 WIB
Menurut dia, para pemilik bank sadar kini sudah tidak bisa sekedar bertahan dengan modal inti Rp1,5 triliun hingga Rp2 triliun saja karena tren batas modal perbankan akan naik terus bahkan hingga Rp 10 triliun nantinya. "Mau tidak mau bank harus cari modal sendiri, cari investor baru atau berkolaborasi," tukasnya.

Baca juga: Literasi Digital Indonesia Rendah, Pengamat Ingatkan Bahaya Metaverse

Lebih lanjut, dia juga melihat motivasi para investor menyuntikkan modal ke bank ke depannya tentu demi memperoleh keuntungan dari leveraging yang bisa dilakukan bank digital.

"Ekspektasinya nanti di masa depan akan terjadi bank full digital. Saat ini mungkin masih terdapat semi digital tapi nanti generasi post milenial diperkirakan akan memiliki selera serbadigital," tuturnya.

Di Indonesia, kata dia, layanan keuangan secara daring (online) atau non fisik kian digemari. Hal ini terlihat dari terus tumbuhnya transaksi secara digital di banyak perbankan. Di lain pihak, transaksi perbankan secara fisik terpantau terus menyusut sehingga pengurangan jumlah kantor cabang bank pun tak terelakkan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!