Airlangga Minta Indonesia Waspada, Krisis Evergrande China Bakal Terasa di 2022
Jum'at, 31 Desember 2021 - 09:28 WIB
Airlangga menambahkan, bahwa telah terjadi optimisme dalam penanganan virus Covid-19 yang di bulan Juli tercatat sudah 56 ribu dengan penurunan kasus lebih dari 90 persen. Bahkan sudah 4 bulan kasus rata-rata dibawah 100.
"Kita melihat ada omicron di berbagai negara. Namun, kita melihat bahwa resiliensi kesehatan kita cukup kuat. Pengendalian pandemi menjadi kunci pemulihan ekonomi," ujarnya.
Baca Juga: Satu Lagi Perusahaan Properti China Ikuti Jejak Evergrande
Hal itu membuahkan hasil dari berbagai survei dan penelitian terhadap pemerintah ini yang tertinggi lebih dari 70 persen. Kemudian dari pertumbuhan ekonomi di kuartal III menjadi 3,5 persen dan juga dari segi demand terhadap perbaikan, produksi manufaktur di level ekspansi menjadi 53,9 persen yang jauh lebih tinggi dibanding sebelum pandemi 51 persen.
Dengan upaya yang telah berjalan dan persiapan yang ada, Airlangga optimistis pertumbuhan ekonomi 2022 bisa mencapai 5,2 persen.
"Kita melihat ada omicron di berbagai negara. Namun, kita melihat bahwa resiliensi kesehatan kita cukup kuat. Pengendalian pandemi menjadi kunci pemulihan ekonomi," ujarnya.
Baca Juga: Satu Lagi Perusahaan Properti China Ikuti Jejak Evergrande
Hal itu membuahkan hasil dari berbagai survei dan penelitian terhadap pemerintah ini yang tertinggi lebih dari 70 persen. Kemudian dari pertumbuhan ekonomi di kuartal III menjadi 3,5 persen dan juga dari segi demand terhadap perbaikan, produksi manufaktur di level ekspansi menjadi 53,9 persen yang jauh lebih tinggi dibanding sebelum pandemi 51 persen.
Dengan upaya yang telah berjalan dan persiapan yang ada, Airlangga optimistis pertumbuhan ekonomi 2022 bisa mencapai 5,2 persen.
(akr)
Lihat Juga :