Karantina Pertanian Makassar Kawal Ekspor Cengkeh-Pala Rp1,7 Miliar ke Rusia

Senin, 10 Januari 2022 - 21:13 WIB
“Kami akan terus bersinergi dengan para instansi-instansi terkait, BUMN, asosiasi dan para pelaku usaha dalam upaya peningkatan akselerasi ekspor di Sulsel. Karantina Pertanian Makassar akan terus melakukan pendampingan, supervisi, dan bimbingan kepada para pelaku usaha untuk memperkuat ekspor di Sulsel," kata Lutfie, dalam keterangan persnya kepada SINDOnews, Senin (10/1/2022).

"Saya sendiri sangat bangga dengan CV SMS ini, karena sebagai pengusaha milenial beliau mampu menembus pasar Eropa untuk ekspor, dan hal ini menjadi trigger, pemicu bagi para pelaku usaha milenial dalam melakukan eksplorasi komoditas andalan di Sulsel. Harapan kami ekspor komoditas andalan Sulsel akan terus berlanjut dan mengalami peningkatan jumlah komoditas ekspor ," sambung mantan Kepala Inspektorat Sulsel itu.

Baca Juga: Karantina Pertanian Makassar Sinergi Instansi Terkait Amankan Nataru

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, mengatakan dengan adanya launching ekpor ini dapat menjadi motivasi bagi para pelaku usaha ekpor di Sulsel, utamanya UKM untuk terus memacu peningkatan kontribusi ekspornya terhadap peningkatan dan pengembangan ekspor provinsi ini.

“Perlu kami sampaikan bahwa imbauan Bapak Menteri Pertanian pada dua kesempatan di Sulsel, beliau mengatakan pertama yaitu tiada hari tanpa ekspor. Kemudian, yang kedua yaitu jangan sampai ada kabupaten atau kota yang tidak ada ekspornya. Ini adalah sesuatu yang perlu kita sampaikan ke rekan-rekan semua," pungkasnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!