eFishery Peroleh Pendanaan Seri C Senilai Rp1,286 Triliun

Selasa, 11 Januari 2022 - 13:08 WIB
Pembudidaya juga dapat mengajukan permodalan melalui eFund, yang menghubungkan pembudidaya ikan secara langsung dengan institusi keuangan. Komponen utama dari eFund adalah Kabayan (Kasih, Bayar Nanti), sebuah layanan yang memberikan pembudidaya ikan modal produktif yang dapat digunakan untuk membeli sarana produksi budidaya dengan sistem pembayaran tempo.

Keseluruhan proses dilakukan secara praktis melalui aplikasi eFisheryKu. Hingga saat ini, lebih dari 7.000 pembudidaya telah didukung oleh layanan ini, dengan total pinjaman yang disetujui melebihi Rp400 miliar.

(Baca juga:eFishery Beri Kontribusi Rp390,43 Miliar ke Perekonomian RI)

Gibran Huzaifah, Co-founder dan CEO eFishery mengatakan pihaknya fokus menghadirkan solusi untuk meningkatkan produktivitas pembudidaya. Melalui pengenalan teknologi yang baru, pihaknya merampingkan usaha budidaya ikan dan udang, menjadikan industri ini lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Sebagai contoh, teknologi di hilir, eFeeder mampu mempercepat siklus panen dan meningkatkan kapasitas produksi hingga 26%. Platform ini juga menghubungkan pembudidaya langsung dengan pembeli melalui teknologi di hilir, eFresh, sehingga meningkatkan daya jual.

“Hasilnya, solusi kami mampu menurunkan biaya operasional dan meningkatkan pendapatan pembudidaya hingga 45%,” kata Gibran Huzaifah.

Menurut Gibran, pendanaan baru ini akan digunakan untuk mengembangkan perusahaan, ekspansi regional, dan mencapai target untuk menjadi perusahaan teknologi akuakultur terdepan. “Kami sangat senang dapat bermitra dengan Temasek, SoftBank Vision Fund 2, dan Sequoia Capital India, yang kami yakini dapat menambah nilai signifikan pada platform kami,” katanya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!