Guyur PMN Rp25,2 Triliun, Sri Mulyani Minta BUMN Akuntabel
Jum'at, 04 Februari 2022 - 19:28 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO/ANTARA
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyalurkan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2021 sebesar Rp25,2 triliun. Bendahara negara ini pun meminta BUMN yang diguyur PMN bisa dipertanggungjawabkan.
"Kami telah melakukan langkah-langkah bersama dengan Kementerian BUMN untuk meyakinkan bahwa seluruh anggaran APBN dalam bentuk PMN yang telah diberikan kepada BUMN-BUMN yang mendapatkan penugasan pemerintah harus disertai dengan kontrak kinerja yang sudah disampaikan oleh Presiden, sehingga akuntabilitas dari setiap dana yang dimasukan dalam PMN menjadi lebih jelas dan dihubungkan dengan prioritas nasional," ujar Sri dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat (4/2/2022).
Baca Juga: Tim Kemenkeu Turun Langsung Tinjau Alokasi PMN 2021 di BUMN Pertahanan
Penandatanganan Letter of Commitment (LoC) atau kontrak kinerja diselenggarakan di Tol Binjai – Stabat yang merupakan salah satu ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dibangun menggunakan dana PMN Tahun Anggaran 2021. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), dan Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero), Tbk. Ketiganya adalah Badan Layanan Umum (BLU) dan BUMN penerima PMN sebagai bagian dari APBN yang disalurkan Kementerian Keuangan.
"Kami telah melakukan langkah-langkah bersama dengan Kementerian BUMN untuk meyakinkan bahwa seluruh anggaran APBN dalam bentuk PMN yang telah diberikan kepada BUMN-BUMN yang mendapatkan penugasan pemerintah harus disertai dengan kontrak kinerja yang sudah disampaikan oleh Presiden, sehingga akuntabilitas dari setiap dana yang dimasukan dalam PMN menjadi lebih jelas dan dihubungkan dengan prioritas nasional," ujar Sri dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat (4/2/2022).
Baca Juga: Tim Kemenkeu Turun Langsung Tinjau Alokasi PMN 2021 di BUMN Pertahanan
Penandatanganan Letter of Commitment (LoC) atau kontrak kinerja diselenggarakan di Tol Binjai – Stabat yang merupakan salah satu ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dibangun menggunakan dana PMN Tahun Anggaran 2021. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), dan Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero), Tbk. Ketiganya adalah Badan Layanan Umum (BLU) dan BUMN penerima PMN sebagai bagian dari APBN yang disalurkan Kementerian Keuangan.
Lihat Juga :