Pengusaha Batu Bara RI Menuai Rezeki Nomplok dari Meningkatnya Permintaan

Selasa, 08 Februari 2022 - 09:47 WIB
Namun, lonjakan harga batu bara belum menyusutkan rencana Adaro untuk melakukan diversifikasi menjadi energi bersih. "Dalam 10 tahun ke depan, saya berharap energi terbarukan dapat mencapai 50% dari aliran pendapatan perusahaan," kata Boy Thohir, sapaan akrab Garibaldi.

Pendiri Harum Energy, Kiki Barki kembali ke daftar orang terkaya Indonesia setelah harga saham produsen batu bara itu naik empat kali lipat untuk mengangkat kekayaan bersihnya menjadi USD1,6 miliar. Kenaikan saham dimulai pada pertengahan 2020 setelah Harum mengakuisisi 3,2% saham di Nickel Mines yang terdaftar di Australia, yang sejak itu meningkat menjadi 6,7%.

Sementara beberapa penambang batu bara telah melakukan diversifikasi untuk mengantisipasi berkurangnya prospek bahan bakar fosil, Hendra Sinadia selaku Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu bara Indonesia mengatakan, masih terlalu dini untuk menghapus komoditas tersebut.

"Saya berharap permintaan dari generator listrik akan tetap kuat setidaknya dalam empat dekade ke depan mengingat itu masih merupakan bahan bakar yang paling terjangkau untuk listrik," katanya.

Di tempat lain, saham Bayan Resources naik lebih dari 80% dalam 12 bulan terakhir, menggandakan kekayaan pendirinya Low Tuck Kwong menjadi USD2,55 miliar.

Pendapatan Bayan naik lebih dari 70% dalam sembilan bulan pertama tahun kemarin menjadi USD1,7 miliar dan Ebitda tumbuh empat kali lipat menjadi USD967 juta. Perusahaan, yang mengekspor sebagian besar outputnya, adalah salah satu penerima manfaat terbesar dari harga batu bara yang tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!