Krisis Ukraina-Rusia Buat Investor Gelisah, Wall Street Ditutup Koreksi
Rabu, 23 Februari 2022 - 06:49 WIB
Indeks memangkas kerugian dan mengakhiri sesi terendahnya setelah Presiden AS Joe Biden mengumumkan gelombang pertama sanksi terhadap Rusia, sambil mengatakan, dia berharap diplomasi masih tersedia.
Biden menambahkan bahwa Amerika Serikat tidak berniat memerangi Rusia. Dia mengatakan sanksi itu antara lain menargetkan bank-bank Rusia dan utang negara.
"Ini akhirnya memberikan semua retorika ini, semua strategi. Ini adalah sesuatu yang membuat pihak lain merasa sakit dan saya pikir itu tepat," kata Jake Dollarhide, CEO Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa aliansi percaya Rusia masih merencanakan serangan besar di Ukraina menyusul pengakuan Moskow atas dua wilayah separatis di Ukraina Timur bekas Republik Soviet.
Baca Juga: Rusia Akui Kemerdekaan Ukraina Timur, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi USD98/Barel
Biden menambahkan bahwa Amerika Serikat tidak berniat memerangi Rusia. Dia mengatakan sanksi itu antara lain menargetkan bank-bank Rusia dan utang negara.
"Ini akhirnya memberikan semua retorika ini, semua strategi. Ini adalah sesuatu yang membuat pihak lain merasa sakit dan saya pikir itu tepat," kata Jake Dollarhide, CEO Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa aliansi percaya Rusia masih merencanakan serangan besar di Ukraina menyusul pengakuan Moskow atas dua wilayah separatis di Ukraina Timur bekas Republik Soviet.
Baca Juga: Rusia Akui Kemerdekaan Ukraina Timur, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi USD98/Barel
Lihat Juga :