Seberapa Ampuh Sanksi-sanksi Ekonomi Buat Rusia? Ini Pendapat Ekonom

Sabtu, 26 Februari 2022 - 15:28 WIB
Hal ini membuat konflik Ukraina dan Rusia di kawasan tersebut semakin mendidih. Sementara, pertumbuhan ekonomi Rusia sendiri diproyeksi rendah oleh IMF dan Bank Dunia, mencapai tidak lebih dari 2,8% tahun ini.

Baca Juga: Hadapi Invasi Rusia, Ukraina Bakal Dapat Bantuan IMF Rp31,62 Triliun

Sebelumnya disebutkan pada Januari tahun ini, cadangan internasional pemerintah China dalam valuta asing dan emas, berada pada rekor tertinggi yakni senilai lebih dari USD630 miliar yang setara dengan Rp9.037 triliun (Kurs Rp14.345 per USD).

Jumlah cadangan tersebut menjadi tertinggi keempat di dunia dan itu dapat digunakan untuk membantu menopang mata uang Rusia, rubel untuk beberapa waktu yang cukup lama. Terutama ketika hanya sekitar 16% dari devisa Rusia saat ini yang benar-benar disimpan dalam bentuk dolar, turun dari 40% lima tahun lalu. Sekitar 13% sekarang disimpan dalam bentuk renminbi China.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!