Pertarungan Makin Sengit, Rusia Siapkan Senjata Gempur Ekonomi AS

Kamis, 10 Maret 2022 - 08:25 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin akan menggelar pertemuan Kamis (10/3) membahas dampak dari gempuran sanksi ekonomi barat. FOTO/REUTERS
JAKARTA - Kremlin menyerukan perang ekonomi melawan Amerika Serikat (AS) usai Joe Biden melarang impor minyak dan gas bumi (migas) dari Rusia. Senjata disiapkan untuk menggempur ekonomi AS.

Rusia menuding AS telah menebar kekacauan pasar energi sehingga perlu dilawan dengan serius. Ekonomi Rusia kini menghadapi krisis paling parah sejak jatuhnya Uni Soviet tahun 1991 setelah digempur sanksi berat di hampir seluruh sistem keuangan dan perusahaan menyusul invasi Moskow ke Ukraina.



Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut sanksi barat merupakan bentuk permusuhan yang menyebabkan guncangan pasar global. Ia pun sampai tak bisa memprediksi sampai kapan turbulensi pasar energi global akan berlanjut.

"Anda melihat permusuhan yang telah ditaburkan barat, dan itu membuat situasi menjadi sangat sulit dan memaksa kita untuk berpikir serius," kata Peskov dilansir dari Reuters, Kamis (10/3/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!