Ini yang Terjadi Pada Kapal Pesiar, Jet Pribadi dan Resort Mewah Miliarder Rusia Usai Disita

Kamis, 10 Maret 2022 - 12:24 WIB
"Para oligarki dapat berargumen 'Saya bertindak sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Rusia dan di Eropa,'" kata Maltby. Harus ada bukti kriminalitas yang jelas."

Membuktikan kriminalitas untuk kasus penyitaan aset bisa memakan waktu bertahun-tahun. AS membantu mengambil lebih dari USD300 juta yang dicuri dari Nigeria oleh mantan diktator militer Sani Abacha setelah lebih dari lima tahun prosesnya.

Ada juga sebuah kasus terhadap mantan Perdana Menteri Ukraina Pavlo Lazarenko, yang dihukum di AS karena pencucian uang, berlangsung selama lebih dari 15 tahun karena Lazarenko melakukan pembelaan yang didanai dengan baik.

Baca Juga: Setelah Kapal Pesiar Mewah, Kini Jet Pribadi Miliarder Rusia Jadi Target Perburuan

Para miliarder itu juga menguasai seni gelap perlindungan aset global. Mereka menggunakan perusahaan shell, trust, yurisdiksi lepas pantai, dan jaringan anggota keluarga dan rekan untuk menyembunyikan kepemilikan asli untuk aset mereka.

Superyachts hampir selalu dimiliki oleh badan hukum yang terpisah daripada individu, dan mereka biasanya terdaftar di negara-negara seperti Kepulauan Cayman, Kepulauan Virgin Inggris atau Panama, dengan undang-undang yang menguntungkan untuk privasi.

Kapal pesiar Usmanov misalnya, terdaftar di Kepulauan Cayman melalui entitas perusahaan yang berbasis di Malta. Pemerintah berpotensi mengambil kepemilikan hanya jika seorang jaksa dapat membuktikan kejahatan, membuktikan hubungan aset dengan kejahatan dan identitas pemiliknya.

Jika negara memutuskan untuk menjual aset, hasilnya biasanya masuk ke penegak hukum. Ruu bipartisan yang mulai terbentuk di Kongres, yang disebut "Yachts for Ukraine Act" akan memungkinkan pihak berwenang untuk menyita properti apa pun senilai lebih dari USD5 juta yang dipegang oleh elit Rusia di AS dan memungkinkan pemerintah untuk menjual aset dan mengirim uang tunai untuk membantu Ukraina.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!