MIND ID Akui Rugi Besar Imbas Terhambatnya Smelter Mempawah

Senin, 21 Maret 2022 - 18:51 WIB
Menurut dia, SGAR terhambat akibat sejumlah persoalan. Konstruksi proyek yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai PSN ini harusnya sudah mencapai 71% namun kondisi aktual di lapangan baru 13,7%. "Yang seharusnya sekarang sudah selesai di 71%, tetapi sekarang delay, actualnya masih 13,7%, jadi cukup signifikan," terang dia.

Perkara lain, terhambatnya proyek smelter ini membuat PT Inalum (Persero) tetap bergantung terhadap impor alumina dari Australia dan India.

Adapun ketergantungan impor alumina mencapai 500.000 ton per tahun. Padahal, SGAR mampu memproduksi alumina hingga 1 juta ton per tahun.

Artinya, dengan hasil produksi smelter di bawah pengelolaan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) selaku konsorsium dari Inalum dan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk ini, mampu memenuhi kebutuhan perseroan.

"Smelter Mempawah ini kapasitasnya 1 juta ton berarti 500.000 ton akan cukup memenuhi kebutuhan inalum dan 500.000-nya kita bisa ekspor, jadi kebutuhan smelter bisa dijalankan termasuk offtaker dari bauksit," bebernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!