GoTo Perpanjang Masa Bookbuilding IPO hingga 24 Maret 2022
Selasa, 22 Maret 2022 - 10:12 WIB
“Sehingga dibutuhkan waktu untuk masyarakat, terutama para konsumen dan pedagang di ekosistem GoTo, untuk dapat lebih memahami mekanisme pemesanan saham, mempertimbangkan keputusan investasi dengan baik, serta dapat menyelesaikan seluruh proses penyampaian minat awal,“ ujar Koesomohadiani dalam keterangan resmi.
Dengan perpanjangan periode penawaran awal hingga 24 Maret 2022, GoTo menargetkan bisa melakukan penawaran umum pada minggu pertama April 2022. Rencananya, Jumlah saham yang akan dilepas calon emiten padat teknologi itu, sebanyak-banyaknya 52 miliar saham bernominal Rp1 per saham.
Baca Juga: Sambut IPO GoTo, Telkom: Momentum Bagus untuk Pacu Investasi Digital
Jumlah itu setara dengan 4,35% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Adapun penawaran saham perdana itu ditawarkan dalam kisaran harga Rp316 hingga Rp346 per saham.
Sehingga nilai IPO ini sebesar Rp16,432 triliun hingga Rp17,992 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk perseroan dengan porsi 30 persen. Sisanya, sebesar 30 persen untuk Tokopedia. Selebihnya, 25 persen untuk Gopay. 5 Persen untuk Gofinance. 5 persen untuk Gojek Singapura dan 5 persen untuk Gojek Vietnam.
Dengan perpanjangan periode penawaran awal hingga 24 Maret 2022, GoTo menargetkan bisa melakukan penawaran umum pada minggu pertama April 2022. Rencananya, Jumlah saham yang akan dilepas calon emiten padat teknologi itu, sebanyak-banyaknya 52 miliar saham bernominal Rp1 per saham.
Baca Juga: Sambut IPO GoTo, Telkom: Momentum Bagus untuk Pacu Investasi Digital
Jumlah itu setara dengan 4,35% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Adapun penawaran saham perdana itu ditawarkan dalam kisaran harga Rp316 hingga Rp346 per saham.
Sehingga nilai IPO ini sebesar Rp16,432 triliun hingga Rp17,992 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk perseroan dengan porsi 30 persen. Sisanya, sebesar 30 persen untuk Tokopedia. Selebihnya, 25 persen untuk Gopay. 5 Persen untuk Gofinance. 5 persen untuk Gojek Singapura dan 5 persen untuk Gojek Vietnam.
(akr)
Lihat Juga :