PLN Ubah 5.200 PLTD ke EBT, Target Konversi Rampung 2026

Rabu, 23 Maret 2022 - 18:17 WIB
PLN akan konversi 5.200 PLTD ke pembangkit berbasis EBT. FOTO/dok.PLN
JAKARTA - Kementerian BUMN mencatat program dedieselisasi dapat untuk mewujudkan visi Indonesia menjadi kekuatan ekonomi terbesar kelima di dunia pada 2045. Adapun PT PLN (Persero) akan melakukan dedieselisasi atau konversi sekitar 5.200 pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) ke pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT).

Wakil Menteri BUMN, Pahala Nugraha Mansury menilai Indonesia harus mampu meningkatkan suplai energi dengan tetap memenuhi target dekarbonisasi yang dicanangkan. Hal ini menjadi instrumen utama Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia.



"Bagaimana kita harus tetap melanjutkan pertumbuhan secara berkelanjutan. Dedieselisasi akan menunjukkan bagaimana Indonesia mampu meningkatkan kapabilitas energi nasional secara berkelanjutan," tutur Pahala, dalam seminar Renewable Energy Technology as Driver for Indonesia's de-dieselization, Rabu (23/03/2022).

Baca Juga: Tekan Emisi Karbon, PLN Akan Pensiunkan Pembangkit Listrik Diesel

Senada, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebutkan di tengah kenaikan harga minyak dunia, transisi energi dari energi berbasis impor ke energi domestik menjadi langkah strategis yang harus segera dilakukan.

Selain dapat menekan penggunaan BBM, program ini juga bisa menghemat devisa negara. Program dedieselisasi pun menjadi langkah pertama dari PLN dalam proses mengonversi sekitar 5.200 PLTD yang saat ini masih beroperasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!