Soal Risiko BPA, Riset YLKI Dorong Industri AMDK Berbenah

Rabu, 23 Maret 2022 - 23:24 WIB
Sementara produsen galon yang menggunakan kemasan berbahan polyethylene terephthalate (PET) plastik lunak sekali pakai yang bebas BPA diperbolehkan mencantumkan label Bebas BPA. Beleid tersebut dinilai bakal menghadirkan iklim kompetisi yang lebih sehat, di mana industri secara keseluruhan ditantang untuk menghadirkan produk galon air minum yang sehat.

"Faktanya di pasar saat ini sudah relatif banyak tersedia pilihan produk galon air minum yang lebih sehat kemasannya," kata Willy.

Baca Juga: Bahaya BPA Bukan Hoax, Sejumlah Negara Melarangnya

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia Saut Marpaung mengungkapkan bahwa sekitar 20% produk galon guna ulang yang beredar di pasaran saat ini telah menggunakan kemasan PET bebas BPA.

"Belum lama ini, anggota kami di daerah mendapati bukti market leader industri AMDK telah beralih ke galon guna ulang berbahan plastik PET yang bebas BPA dari sebelumnya hanya menggunakan galon berbahan plastik PC," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!