HUB.ID Tahap 2 Digelar Juni, Intip Kriteria Startup yang Dicari
Sabtu, 26 Maret 2022 - 15:15 WIB
Dia menyebut keberhasilan dari program ini adalah terciptanya lebih dari 100 peluang kerja sama bisnis baru dan 29 inisiatif investasi yang melibatkan 15 investor.
Koordinator Business Matchmaking Ditjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Luat Sihombing menambahkan, HUB.ID tahap kedua akan diselenggarakan pada bulan Juni 2022.
Tahapannya mulai dari registrasi, kurasi, hingga business matchmaking dengan pemerintah, korporasi dan investor.
“HUB.ID dapat menjadi jembatan bagi banyak pemangku kepentingan untuk mendapatkan inovasi teknologi yang disediakan oleh para startup digital,” ujarnya.
Luat juga menyampaikan kriteria atau karakter startup yang dicari dalam program HUB.ID. “Startup ini kan harus sudah dipertemukan dengan partner, tentu kami cari startup yang paling tidak produknya sudah siap untuk pasar. Jadi, bukan (startup) yang masih mencari bentuk tapi yang sudah siap untuk scaling up, siap terima pendanaan, siap terima mitra bisnis,” bebernya.
Baca juga: 30 Juta UMKM Onboarding Digital hingga 2023 Melalui Gernas Bangga Buatan Indonesia
Sementara itu, salah satu alumni HUB.ID yang terbilang sukses adalah HiPajak, startup pengembang platform asisten virtual untuk perpajakan.
Startup yang didirikan pada 2020 itu berhasil mendapatkan pendanaan dari 1982 Ventures, sebuah perusahaan modal ventura yang berfokus pada startup fintech di Asia Tenggara.
Koordinator Business Matchmaking Ditjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Luat Sihombing menambahkan, HUB.ID tahap kedua akan diselenggarakan pada bulan Juni 2022.
Tahapannya mulai dari registrasi, kurasi, hingga business matchmaking dengan pemerintah, korporasi dan investor.
“HUB.ID dapat menjadi jembatan bagi banyak pemangku kepentingan untuk mendapatkan inovasi teknologi yang disediakan oleh para startup digital,” ujarnya.
Luat juga menyampaikan kriteria atau karakter startup yang dicari dalam program HUB.ID. “Startup ini kan harus sudah dipertemukan dengan partner, tentu kami cari startup yang paling tidak produknya sudah siap untuk pasar. Jadi, bukan (startup) yang masih mencari bentuk tapi yang sudah siap untuk scaling up, siap terima pendanaan, siap terima mitra bisnis,” bebernya.
Baca juga: 30 Juta UMKM Onboarding Digital hingga 2023 Melalui Gernas Bangga Buatan Indonesia
Sementara itu, salah satu alumni HUB.ID yang terbilang sukses adalah HiPajak, startup pengembang platform asisten virtual untuk perpajakan.
Startup yang didirikan pada 2020 itu berhasil mendapatkan pendanaan dari 1982 Ventures, sebuah perusahaan modal ventura yang berfokus pada startup fintech di Asia Tenggara.
Lihat Juga :