Stop Bisnis di Rusia, Produsen Bir Heineken Bakal Menelan Kerugian Rp6,2 Triliun

Senin, 28 Maret 2022 - 23:19 WIB
Meskipun Heineken adalah pemain utama di pasar Rusia, penjualan di sana hanya menyumbang 2% dari total perusahaan. Saham perusahaan naik 0,8% pada 88,16 euro di Amsterdam dalam sesi hari ini waktu setempat.

Baca Juga: Ledek Metaverse, Produsen Minuman Alkohol Luncurkan Bir Virtual

Sementara itu saingannya Carlsberg, dengan pangsa pasar lokal 27,3% masih menjual bir di bawah merek Baltika di Rusia. Tetapi mereka mengatakan, awal bulan ini telah memulai tinjauan strategis bisnisnya di Rusia dan menangguhkan pembuatan bir Rusia dari merek bir senama.

"Keputusan Heineken mungkin tidak membuat situasi lebih mudah bagi Carlsberg," kata analis Nordnet Per Hansen dalam sebuah catatan penelitian.

Pembuat bir terbesar kedua di Rusia adalah perusahaan patungan yang dimiliki oleh Anadolu Efes Turki dan InBev Belgia. Dimana InBev mengutarakan, pada awal Maret akan berhenti menjual bir Bud di Rusia dan melepaskan keuntungan dari usaha patungan, yang memiliki 11 pabrik bir dan 3.500 karyawan di negara itu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!