Perusahaan RI dan Bulgaria Teken Kerja Sama Perdagangan B2B
Jum'at, 01 April 2022 - 14:57 WIB
Iwan melanjutkan, Bulgaria merupakan negara yang sangat berpotensi untuk dijadikan ‘hub’ dagang produk-produk Indonesia untuk masuk ke Eropa bahkan kawasan lainnya seperti Afrika dan Timur Tengah.
“Saya yakin penandatanganan perjanjian kerjasama ini, akan membawa angin segar terhadap peluang produk Indonesia lainnya serta menciptakan daya saing positif dengan produk dunia lainnya,” tegasnya.
Lebih lanjut Iwan pun berharap agar perusahaan dengan kapitalisasi besar mencontoh Sasa yang selalu menggerakan para pelaku UMKM untuk disinergikan dengan Industri produknya.
Presiden Direktur PT Rodamas Inti Internasional, Hadi Santoso mengungkapkan, perjanjian kerja sama ini merupakan kelanjutan daripada penandatanganan LOI dengan Pihak P.I.C.Co tahun lalu dan berpotensi untuk mendatangkan bisnis senilai USD1,5 juta.
Tidak hanya sampai disitu, perjanjian ini telah membuka jalan bagi bentuk kerja sama lainnya dimana Sasa ditunjuk menjadi pemasok bahan baku utama bagi pabrik rendang pertama di Bulgaria yang digagas bersama oleh pakar kuliner Indonesia, William Wongso, P.I.C.Co, dan Dubes Iwan Bogananta.
“Kami optimistis bahwa setelah sukses dengan high fat desiccated coconut, kami juga akan mengenalkan dan memasarkan produk-produk Sasa lainnya di Bulgaria, sekaligus mendukung program pemerintah untuk mempopulerkan kuliner Indonesia ke masyarakat internasional (Spice Up The World),” kata Hadi.
“Saya yakin penandatanganan perjanjian kerjasama ini, akan membawa angin segar terhadap peluang produk Indonesia lainnya serta menciptakan daya saing positif dengan produk dunia lainnya,” tegasnya.
Lebih lanjut Iwan pun berharap agar perusahaan dengan kapitalisasi besar mencontoh Sasa yang selalu menggerakan para pelaku UMKM untuk disinergikan dengan Industri produknya.
Presiden Direktur PT Rodamas Inti Internasional, Hadi Santoso mengungkapkan, perjanjian kerja sama ini merupakan kelanjutan daripada penandatanganan LOI dengan Pihak P.I.C.Co tahun lalu dan berpotensi untuk mendatangkan bisnis senilai USD1,5 juta.
Tidak hanya sampai disitu, perjanjian ini telah membuka jalan bagi bentuk kerja sama lainnya dimana Sasa ditunjuk menjadi pemasok bahan baku utama bagi pabrik rendang pertama di Bulgaria yang digagas bersama oleh pakar kuliner Indonesia, William Wongso, P.I.C.Co, dan Dubes Iwan Bogananta.
“Kami optimistis bahwa setelah sukses dengan high fat desiccated coconut, kami juga akan mengenalkan dan memasarkan produk-produk Sasa lainnya di Bulgaria, sekaligus mendukung program pemerintah untuk mempopulerkan kuliner Indonesia ke masyarakat internasional (Spice Up The World),” kata Hadi.
Lihat Juga :