Hongaria Sebut Bayar Gas Rusia Pakai Rubel Tak Melanggar Sanksi Uni Eropa

Selasa, 12 April 2022 - 13:45 WIB
Sebelum jatuh tempo dalam beberapa minggu lagi, Komisi Eropa mengatakan bahwa mereka yang mempunyai kontrak dengan pembayaran menggunakan euro atau dolar harus tetap berpegang pada hal itu.

Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban mengatakan, pada pekan lalu bahwa Hongaria siap untuk membayar dengan rubel untuk gas Rusia. Dan menegaskan apa yang mereka lakukan tidak melanggar sanksi Uni Eropa.

"Adapun keputusan membayar dengan rubel, kami memiliki solusi yang tidak melanggar sanksi apapun. Tetapi pada saat yang sama mengamankan pasokan gas Hongaria," kata Szijjarto.

Szijjarto menjelaskan, opsi untuk membayar tagihan dalam mata uang lain daripada euro dimasukkan dalam kontrak bilateral antara CEE Energy dan Gazprom Export yang disimpulkan pada bulan September, yang sekarang akan dimodifikasi untuk mencerminkan perubahan yang direncanakan.

Baca Juga: Eropa Terpecah Soal Sanksi Embargo Minyak dan Gas Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!