Lahirkan 50,000 Teknopreneur Melalui Program Sentra Digital SMK
Jum'at, 15 April 2022 - 08:24 WIB
Indonesia memiliki rasio wirausaha di angka 3%, sedangkan indeks angka kewirausahaan di berbagai negara maju adalah di angka 12%. Untuk mengisi kesenjangan, TDI mendorong peningkatan angka wirausaha melalui program Sentra Digital SMK. Foto/Dok
JAKARTA - Peran wirausaha bagi sebuah negara cukup esensial, terutama dalam menggerakkan perekonomian nasional. Indonesia memiliki rasio wirausaha di angka 3%, sedangkan indeks angka kewirausahaan di berbagai negara maju adalah di angka 12%.
Untuk mengisi kesenjangan tersebut, bukan hanya menjadi tugas pemerintah namun stakeholders perlu bergerak bersama. Hal tersebut melatarbelakangi PT Tera Data Indonusa (TDI) berkomitmen untuk mendorong peningkatan angka wirausaha di Indonesia khususnya Teknopreneur melalui program Sentra Digital SMK.
Baca Juga: Bonus Demografi Peluang Emas Lahirkan Teknopreneur Milenial
TDI menargetkan kerja sama melalui penandatanganan sebanyak 1.000 SMK, harapannya dari 1 SMK dapat melahirkan 50 entrepreneur di bidang IT, sehingga target TDI adalah bisa menciptakan 50,000 Teknopreneur dari program Sentra Digital ini.
Beberapa waktu lalu tepatnya pada Kamis (7/4), TDI telah memulai rangkaian program ini yang dimulai dengan mengadakan seminar dan workshop bagi 100 SMK di Probolinggo, Jawa Timur. Kegiatan ini mendapatkan antusiasme yang positif, terlihat dari jumlah peserta mencapai 400 orang serta didukung oleh pemerintah setempat. Acara serupa juga akan kembali diadakan pada Kamis (14/4) di Malang, Jawa Timur.
TDI sebagai salah satu perusahaan IT terkemuka di Indonesia dengan brand laptop unggulannya yaitu Axioo mencermati kondisi kebutuhan akan talenta muda berkompeten di Indonesia. Program sentra ini menjadi sebuah wadah yang mumpuni bagi siswa/i yang ingin mengasah kemampuan menjadi seorang teknopreneur.
Seremoni peluncuran program Sentra Digital SMK ditandai dengan kegiatan Penandatanganan MOU Axioo Class Program dengan SMK Se-Kota dan Kabupaten Probolinggo yang dihadiri oleh Umayya selaku GM Retail Sales PT Tera Data Indonusa beserta Timmy Timotius Theopelus selaku Education Program Director Axioo dan dihadiri juga oleh Walikota Probolinggo serta jajaran kepala dinas kota & Kabupaten, Kepala Cabang Dinas SMK Probolinggo serta Bapak-Ibu Kepala Sekolah SMK di Probolinggo pada Selasa (12/4).
Untuk mengisi kesenjangan tersebut, bukan hanya menjadi tugas pemerintah namun stakeholders perlu bergerak bersama. Hal tersebut melatarbelakangi PT Tera Data Indonusa (TDI) berkomitmen untuk mendorong peningkatan angka wirausaha di Indonesia khususnya Teknopreneur melalui program Sentra Digital SMK.
Baca Juga: Bonus Demografi Peluang Emas Lahirkan Teknopreneur Milenial
TDI menargetkan kerja sama melalui penandatanganan sebanyak 1.000 SMK, harapannya dari 1 SMK dapat melahirkan 50 entrepreneur di bidang IT, sehingga target TDI adalah bisa menciptakan 50,000 Teknopreneur dari program Sentra Digital ini.
Beberapa waktu lalu tepatnya pada Kamis (7/4), TDI telah memulai rangkaian program ini yang dimulai dengan mengadakan seminar dan workshop bagi 100 SMK di Probolinggo, Jawa Timur. Kegiatan ini mendapatkan antusiasme yang positif, terlihat dari jumlah peserta mencapai 400 orang serta didukung oleh pemerintah setempat. Acara serupa juga akan kembali diadakan pada Kamis (14/4) di Malang, Jawa Timur.
TDI sebagai salah satu perusahaan IT terkemuka di Indonesia dengan brand laptop unggulannya yaitu Axioo mencermati kondisi kebutuhan akan talenta muda berkompeten di Indonesia. Program sentra ini menjadi sebuah wadah yang mumpuni bagi siswa/i yang ingin mengasah kemampuan menjadi seorang teknopreneur.
Seremoni peluncuran program Sentra Digital SMK ditandai dengan kegiatan Penandatanganan MOU Axioo Class Program dengan SMK Se-Kota dan Kabupaten Probolinggo yang dihadiri oleh Umayya selaku GM Retail Sales PT Tera Data Indonusa beserta Timmy Timotius Theopelus selaku Education Program Director Axioo dan dihadiri juga oleh Walikota Probolinggo serta jajaran kepala dinas kota & Kabupaten, Kepala Cabang Dinas SMK Probolinggo serta Bapak-Ibu Kepala Sekolah SMK di Probolinggo pada Selasa (12/4).
Lihat Juga :