Anggaran Bansos Ditambah Jadi Rp431,5 Triliun, Ada BLT Apa Saja?
Sabtu, 16 April 2022 - 16:00 WIB
Pemerintah menambah anggaran bantuan sosial tahun ini. FOTO/SINDOnews/Eko Purwanto
JAKARTA - Pemerintah menambah anggaran bantuan sosial menjadi Rp431,5 triliun tahun anggaran 2022. Tambahan anggaran bantuan langsung tunai (BLT) tersebut merupakan program perlindungan sosial (perlinsos) bagi rakyat miskin dan rentan miskin terdampak kenaikan harga pangan dunia .
"Pertama untuk penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) sebesar Rp28,7 triliun. Pemberian kartu sembako bagi 18,8 juta KPM sebesar Rp45,1 triliun," ujar dia dalam konferensi pers THR dan Gaji ke-13 PNS di Jakarta, Sabtu(16/4/2022).
Baca Juga: Demi BLT Minyak Goreng Rp300 Ribu, Warga Madina Rela Antre Berdesakan
Tak hanya itu, anggaran juga mencakup subsidi energi dan non-energi kepada rumah tangga miskin dan rentan, UMKM, petani, serta transportasi publik sebesar Rp194,3 triliun. Ditambah penerima bantuan iuran JKN untuk 96,8 juta peserta sebesar Rp46,5 triliun dan program Kartu Pekerja bagi 2,9 juta peserta sebesar Rp11 triliun.
"Pertama untuk penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) sebesar Rp28,7 triliun. Pemberian kartu sembako bagi 18,8 juta KPM sebesar Rp45,1 triliun," ujar dia dalam konferensi pers THR dan Gaji ke-13 PNS di Jakarta, Sabtu(16/4/2022).
Baca Juga: Demi BLT Minyak Goreng Rp300 Ribu, Warga Madina Rela Antre Berdesakan
Tak hanya itu, anggaran juga mencakup subsidi energi dan non-energi kepada rumah tangga miskin dan rentan, UMKM, petani, serta transportasi publik sebesar Rp194,3 triliun. Ditambah penerima bantuan iuran JKN untuk 96,8 juta peserta sebesar Rp46,5 triliun dan program Kartu Pekerja bagi 2,9 juta peserta sebesar Rp11 triliun.
Lihat Juga :