5 Jurus Meramu Pangan Lokal ke Pentas Dunia
Selasa, 19 April 2022 - 19:13 WIB
Perbaikan akses menjadi langkah konkret untuk membuat pangan lokal semakin naik kelas. Langkah ini bisa dimulai dengan memperhatikan akses bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang khususnya bergerak di bidang makanan minuman. Apalagi kini UMKM sektor konsumsi semakin banyak sehingga sangat memungkinkan untuk melakukan pembukaan pasar demi kesejahteraan UMKM.
Pembukaan gerai fisik bisa menjadi langkah pertama dalam hal perbaikan akses pangan lokal. Gerai fisik tersebut dikhususkan sebagai penyedia bahan pokok langsung dari petani. Selain itu, kerja sama dengan platform online juga bisa dilakukan untuk mendukung pasar pangan lokal secara daring.
5. Promosi Secara Formal dan Informal
Terakhir yang tak kalah penting adalah melakukan promosi, kegiatan ini dimaksudkan agar masyarakat luas semakin mengenal pangan lokal tersebut. Promosi dapat dilakukan dengan dua cara yakni secara formal dan informal. Promosi formal bisa dilakukan melalui aparat seperti Kementerian Dalam Negeri dan kepala daerah. Mereka akan memberi dorongan kepada masyarakat agar mau mengonsumsi pangan lokal.
Selanjutnya adalah promosi secara informal melalui media sosial yang bisa semakin luas menjangkau masyarakat. Tidak dapat dipungkiri jika media sosial membawa pengaruh besar terhadap gaya hidup. Pengaruh tersebut bisa dimanfaatkan untuk menyebarkan sosialisasi mengenai pangan lokal.
Promosi juga bisa dilakukan dengan menggandeng tenaga kesehatan yang berfokus pada perbaikan gizi masyarakat. Demikian cara yang bisa dilakukan agar pangan lokal bisa naik kelas, bukan tidak mungkin komoditas asli Indonesia dikenal oleh dunia.
Bahkan kini sudah banyak masakan Indonesia yang dijual di luar negeri. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat semakin sadar untuk mengonsumsi keanekaragaman pangan yang tubuh di bumi pertiwi ini.
Baca juga: Imam Masjid di Turki Ajak Anak-anak Bermain Usai Tarawih
Untuk menjadikan komoditas pangan lokal naik kelas, pastinya harus ada kerja sama dari semua pihak. Mulai dari pemerintah, pengusaha kuliner, pakar teknologi pangan, dan juga masyarakat umum. Jika masyarakat semakin sadar, tentu akan berdampak positif bagi petani dan hasil bumi.
Pembukaan gerai fisik bisa menjadi langkah pertama dalam hal perbaikan akses pangan lokal. Gerai fisik tersebut dikhususkan sebagai penyedia bahan pokok langsung dari petani. Selain itu, kerja sama dengan platform online juga bisa dilakukan untuk mendukung pasar pangan lokal secara daring.
5. Promosi Secara Formal dan Informal
Terakhir yang tak kalah penting adalah melakukan promosi, kegiatan ini dimaksudkan agar masyarakat luas semakin mengenal pangan lokal tersebut. Promosi dapat dilakukan dengan dua cara yakni secara formal dan informal. Promosi formal bisa dilakukan melalui aparat seperti Kementerian Dalam Negeri dan kepala daerah. Mereka akan memberi dorongan kepada masyarakat agar mau mengonsumsi pangan lokal.
Selanjutnya adalah promosi secara informal melalui media sosial yang bisa semakin luas menjangkau masyarakat. Tidak dapat dipungkiri jika media sosial membawa pengaruh besar terhadap gaya hidup. Pengaruh tersebut bisa dimanfaatkan untuk menyebarkan sosialisasi mengenai pangan lokal.
Promosi juga bisa dilakukan dengan menggandeng tenaga kesehatan yang berfokus pada perbaikan gizi masyarakat. Demikian cara yang bisa dilakukan agar pangan lokal bisa naik kelas, bukan tidak mungkin komoditas asli Indonesia dikenal oleh dunia.
Bahkan kini sudah banyak masakan Indonesia yang dijual di luar negeri. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat semakin sadar untuk mengonsumsi keanekaragaman pangan yang tubuh di bumi pertiwi ini.
Baca juga: Imam Masjid di Turki Ajak Anak-anak Bermain Usai Tarawih
Untuk menjadikan komoditas pangan lokal naik kelas, pastinya harus ada kerja sama dari semua pihak. Mulai dari pemerintah, pengusaha kuliner, pakar teknologi pangan, dan juga masyarakat umum. Jika masyarakat semakin sadar, tentu akan berdampak positif bagi petani dan hasil bumi.
(uka)
Lihat Juga :