Lewat Inovasi, Qourse Gaet Penerima Kartu Prakerja Milenial
Rabu, 20 April 2022 - 14:24 WIB
Qourse.id menargetkan pengguna dari golongan usia produktif di rentang usia 18-30 tahun, dan para peserta penerima program Kartu Prakerja. Penerima program Kartu Prakerja sudah bisa membeli materi melalui dua platform digital partner tersebut, dan untuk saat ini sudah ada satu materi dari Qourse.id yang sudah terafiliasi.
"Kami berkomitmen secara berkelanjutan menambah ragam pilihan materi yang sesuai dengan kebutuhan peserta Kartu Prakerja, sekaligus membangun kompetensi teknis serta soft skill, yang nantinya para peserta pelatihan menjadi prioritas jobseeker," kata dia.
Saat ini, Qourse.id telah memiliki delapan kategori pelatihan, dengan setiap kategori adalah materi yang dapat dipelajari untuk meningkatkan skill di dunia kerja maupun wirausaha, delapan kategori tersebut mencakup bahasa hingga dunia kecantikan.
Baca Juga: Beli Pelatihan Kartu Prakerja Sebelum Hangus, Ikuti Langkah Ini
Ke depan, pihaknya terus berkomitmen untuk selalu berusaha fokus dalam pengembangkan materi pelatihan-pelatihan dengan bekerjasama dengan lebih banyak pengajar atau mentor yang berkualitas dan tentunya memiliki sertifikasi dalam bidangnya serta terus melakukan kolaborasi dengan penyedia pelatihan lainnya. "Kami berharap bisa terus dapat berkontribusi dengan pemerintah untuk dapat terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di Indonesia," tutup Raynata.
"Kami berkomitmen secara berkelanjutan menambah ragam pilihan materi yang sesuai dengan kebutuhan peserta Kartu Prakerja, sekaligus membangun kompetensi teknis serta soft skill, yang nantinya para peserta pelatihan menjadi prioritas jobseeker," kata dia.
Saat ini, Qourse.id telah memiliki delapan kategori pelatihan, dengan setiap kategori adalah materi yang dapat dipelajari untuk meningkatkan skill di dunia kerja maupun wirausaha, delapan kategori tersebut mencakup bahasa hingga dunia kecantikan.
Baca Juga: Beli Pelatihan Kartu Prakerja Sebelum Hangus, Ikuti Langkah Ini
Ke depan, pihaknya terus berkomitmen untuk selalu berusaha fokus dalam pengembangkan materi pelatihan-pelatihan dengan bekerjasama dengan lebih banyak pengajar atau mentor yang berkualitas dan tentunya memiliki sertifikasi dalam bidangnya serta terus melakukan kolaborasi dengan penyedia pelatihan lainnya. "Kami berharap bisa terus dapat berkontribusi dengan pemerintah untuk dapat terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di Indonesia," tutup Raynata.
(nng)
Lihat Juga :