Lindungi Konsumen, Mafindo Perbarui Status Risiko BPA

Kamis, 21 April 2022 - 12:50 WIB
Mafindo juga mengutip pernyataan Rita Endang yang menyatakan, BPOM terus melakukan evaluasi standar dan peraturan bersama para pakar di bidang keamanan air, pelaku usaha, kementerian dan lembaga terkait, akademisi, dan masyarakat dalam mempersiapkan standar kemasan dan label air minum dalam Kemasan di pasaran. "Berkaitan dengan perubahan kajian BPOM, kesimpulan kami yang menyatakan bahwa BPA tidak berbahaya adalah tidak benar," kata Mafindo.

Perubahan sikap Mafindo berbeda dengan keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang belum juga mencabut cap "disinformasi" atas sejumlah pemberitaan terkait potensi bahaya BPA di galon guna ulang. Padahal, BPOM telah mempublikasikan hasil penelitian anyar yang menunjukkan fakta sebaliknya.

Baca Juga: BPOM dan Perang Dagang AMDK Galon

Dalam berbagai kesempatan belakangan ini, sejumlah pejabat BPOM menyebut rancangan peraturan pelabelan risiko BPA itu semata untuk melindungi kesehatan konsumen di masa datang. "Dampak kandungan BPA itu bisa saja tidak dirasakan saat ini, tapi di masa depan akan muncul masalah kesehatan masyarakat, itu harus kita cegah," kata Kepala BPOM, Penny K Lukito beberapa waktu lalu.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!