Sambut Libur Lebaran, Pemda Pastikan Kesiapan Destinasi Unggulan
Minggu, 03 April 2022 - 22:34 WIB
Menurut dia, di Desa Wisata Lerep wisatawan dapat menikmati berbagai atraksi budaya. "Di Desa Wisata Lerep wisatawan dapat menikmati embung dan atraksi budaya dalam suasana alam Gunung Ungaran yang sejuk," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan, posisi Kabupaten Semarang sangat strategis karena berada di tengah destinasi unggulan Joglosemar (Yogyakarta, Solo, dan Semarang).
Aksesnya pun mudah dengan transportasi udara dan kereta api dari Semarang serta terhubung dengan jalan tol Jakarta-Bawen.
Menurut dia, hal itu menunjukkan sebuah peluang yang baik dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Kabupaten Semarang.
Pemerintah secara resmi telah mengizinkan masyarakat untuk mudik lebaran tahun ini setelah melakukan monitoring dan evaluasi atas kasus Covid-19 yang menunjukkan tren penurunan.
Jumlah para pemudik diperkirakan menembus 80 juta orang yang didominasi para pemudik dari wilayah Jabodetabek ke kota-kota di Pulau Jawa, termasuk wilayah Kabupaten Semarang.
Baca juga: Pembebasan Lahan Tol Semarang-Demak Tersendat Usai Terendam Air Laut Akibat Abrasi
Lebih lanjut, Ngesti Nugraha berharap seiring dengan dibukanya kembali pintu masuk pariwisata untuk wisatawan mancanegara (wisman), akan ada kunjungan wisman ke Kabupaten Semarang, selain wisatawan nusantara.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan, posisi Kabupaten Semarang sangat strategis karena berada di tengah destinasi unggulan Joglosemar (Yogyakarta, Solo, dan Semarang).
Aksesnya pun mudah dengan transportasi udara dan kereta api dari Semarang serta terhubung dengan jalan tol Jakarta-Bawen.
Menurut dia, hal itu menunjukkan sebuah peluang yang baik dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Kabupaten Semarang.
Pemerintah secara resmi telah mengizinkan masyarakat untuk mudik lebaran tahun ini setelah melakukan monitoring dan evaluasi atas kasus Covid-19 yang menunjukkan tren penurunan.
Jumlah para pemudik diperkirakan menembus 80 juta orang yang didominasi para pemudik dari wilayah Jabodetabek ke kota-kota di Pulau Jawa, termasuk wilayah Kabupaten Semarang.
Baca juga: Pembebasan Lahan Tol Semarang-Demak Tersendat Usai Terendam Air Laut Akibat Abrasi
Lebih lanjut, Ngesti Nugraha berharap seiring dengan dibukanya kembali pintu masuk pariwisata untuk wisatawan mancanegara (wisman), akan ada kunjungan wisman ke Kabupaten Semarang, selain wisatawan nusantara.
Lihat Juga :