Aksi Balasan Putin ke Negara Barat, Bentuk Tim Kerja Pembayaran dengan Rubel

Selasa, 10 Mei 2022 - 11:16 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin menyiapkan, aksi balasan merespons sanksi barat yang terus menghujani negeri Beruang Merah dengan membentuk kelompok kerja pembayaran internasional dengan rubel. Foto/Dok
MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin menyiapkan, aksi balasan merespons sanksi barat yang terus menghujani negeri Beruang Merah tersebut. Putin pada hari Senin memerintahkan, pembentukan kelompok kerja pembayaran internasional yang tugasnya mencakup membuat aturan transaksi dengan negara-negara tidak bersahabat.

Sebelumnya pada bulan Maret, Putin mengatakan, bahwa Rusia sebagai produsen gas alam terbesar di dunia akan meminta negara-negara yang dianggap tidak bersahabat untuk membayar pembelian bahan bakar dengan mata uang Rubel dengan membuka rekening di Gazprombank. Sedangkan pembayaran dalam euro atau dolar dikonversi ke mata uang Rusia.



Baca Juga: Ekonomi Rusia di Ambang Kehancuran? Proyeksi Resmi Pemerintah Bocor

Dikutip dari Reuters, Selasa (10/5/2022) negara-negara seperti Polandia dan Bulgaria yang tidak mematuhi aturan akibatnya raksasa energi Rusia, Gazprom menghentikan pasokan gas bulan lalu. Kremlin mengatakan, hal yang sama akan terjadi pada siapa pun yang menolak persyaratan pembayaran baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!