Biaya Hidup Naik dan Larangan Ekspor Pangan Memicu Kekhawatiran

Jum'at, 27 Mei 2022 - 12:56 WIB
Pada hari Senin, Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengatakan negara Asia Tenggara itu akan berhenti mengekspor sebanyak 3,6 juta ayam setiap bulan "sampai harga domestik dan produksi stabil".

"Prioritas pemerintah (Malaysia) adalah rakyat kita sendiri," katanya dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC.

Negara tetangganya Singapura, di mana impor Malaysia menyumbang sekitar sepertiga dari pasokan ayamnya, tampaknya akan terpukul sangat keras oleh langkah tersebut. Hampir semua diimpor hidup-hidup sebelum disembelih dan didinginkan di Singapura.

Baca Juga: Ini Deretan Negara yang Melarang Ekspor Produk Pangan, Salah Satunya Indonesia

Kemudian pada awal pekan kemarin, Badan Makanan Singapura mendorong konsumen untuk membeli ayam beku dan mulai bergerak untuk mencegah panic buying.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!