Revolusi Mental Dunia Investasi Dibutuhkan, Ini Alasannya

Kamis, 02 Juni 2022 - 17:31 WIB
Sementara untuk proses diawasi oleh Komite Investasi untuk tata kelola yang baik. Komite Investasi Asiantrust Asset Management terdiri dari para profesional investasi dari berbagai latar belakang investasi dengan 50 tahun lebih pengalaman investasi gabungan yang telah malang melintang di beberapa perusahaan multinasional seperti Standard Chartered, Leapfrog Investments.

"Kami berharap kepada nasabah adalah komitmen kami untuk memberikan transparansi penuh kepada pengelolaan dana nasabah, serta proses investasi dan manajemen risiko yang kokoh," kata Agustinus.

Baca Juga: Keterbatasan Modal dan Investasi, Defend ID Pede Masuk Top 90 Perusahaan Pertahanan Dunia

Agustinus membeberkan pihaknya sudah menargetkan sejumlah capaian total pengelolaan aset senilai Rp1 triliun. "Kami berkomitmen untuk mengelola aset nasabah dengan sungguh-sungguh, transparan dan akuntable sebagai bentuk fiduciary kami," kata Agustinus.

Sepak terjang Asiantrust mulai menuaikan hasil, sejumlah nasabah mengaku sangat terbantu dalam mengelola aset mereka. Satu diantaranya Rudy Suhendra, yang menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan, PT Archi Indonesia TBK.

“Ya jadi tidak khawatir dengan pasar dan portofolio investasi saya setiap hari ya. Mereka transparan, dan terus memberikan saya update bagaimana portofolio saya dikelola,” ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!