BTN Dukung Implementasi Gerakan Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme

Senin, 06 Juni 2022 - 05:44 WIB
Sementara itu Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengungkapkan bagi PPATK kegiatan ini merupakan rangkaian 20 tahun atau dua dekade APUPPT Indonesia. Saat ini laporan yang PPATK terima per jam sudah sampai 45 ribu transaksi per jam.

"Ini terlihat betapa begitu cepatnya tranformasi hukum dan diikuti dengan tranformasi teknologi informasi. Namun, prinsip dasarnya adalah kita menjaga keberlanjutan (sustainability) Indonesia bagi generasi penerus," terangnya.

Menurut Ivan, PPATK menjaga agar integritas sistem keuangan Indonesia itu tidak dikacaukan dari harta-harta tindak pidana.

"Semua orang boleh sekaya apapun juga, tapi jangan satu orangpun yang menikmati hasil kekayaan dari hasil tindak pidana. Ini yang kemudian kita jaga dan berharap menjadi gerakan kita bersama sehingga kebaikan-kebaikan ini dapat kita wariskan kepada generasi penerus bangsa," tegasnya.

Ivan juga mengucapkan terima kasih atas inisiasi langsung yang dilakukan oleh Bank BTN dalam rangkaian kegiatan peringatan dua dekade APUPPT.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank BTN, integritas kita itu dimulai dari rumah, kebetulan kita menanamnya di daerah perumahan, ini salah satu barometer integritas dimana integritas penerus bangsa dibangun dari rumah," ujarnya.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah menambahkan, kita harus meniru kebiasaan menanam pohon ini. "Kadis kehutanan kita mudah-mudahan dapat bersinergi dengan Bank BTN untuk menanam 10 ribu-20 ribu pohon di tempat yang lain," tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!