Manggarai Jadi Stasiun Sentral, Progres Pembangunan Capai 60,125 Persen
Kamis, 09 Juni 2022 - 09:00 WIB
Kemenhub menyatakan Stasiun Manggarai direncanakan akan menjadi stasiun sentral yang terintegrasi dengan pengembangan Kawasan Transit Oriented Development (TOD), begini kabar terbarunya. Foto/Dok
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan Stasiun Manggarai direncanakan akan menjadi stasiun sentral yang terintegrasi dengan pengembangan Kawasan Transit Oriented Development (TOD). Dirjen Perkeretaapian Zulfikri menerangkan, pada tahap awal, stasiun tersebut telah diterapkan switch over (SO) ke-5 atau perubahan rute operasi pelayanan.
“Pembangunan Stasiun Manggarai menjadi stasiun sentral pertama dan terbesar di Indonesia masih terus dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Per Mei 2022 progress pengerjaan Stasiun Manggarai sudah mencapai 60,125%,” kata Dirjen Perkeretaapian, Zulfikri dalam keterangan resmi, Kamis (9/6/2022).
Baca Juga: Viral Kabar Stasiun Gambir Akan Pensiun, Kemenhub Kasih Penjelasan Begini
Zulfikri menyebutkan, bahwa Stasiun Manggarai dipilih menjadi lokasi pengembangan stasiun sentral mengingat posisinya yang sangat strategis dan perannya yang sangat vital dalam menunjang layanan kereta api di Ibu kota.
“Saat ini Stasiun Manggarai sudah mengemban peran menjadi stasiun hub untuk tujuh persimpangan jalur kereta api yang terdiri dari jalur kereta api yang mengarah ke Jatinegara, arah ke Jakarta Kota, arah ke Tanah Abang, arah ke Bogor, arah ke depo KRL Bukit Duri, arah ke Pusat Gudang Persediaan, serta mengarah ke Balai Yasa Manggarai,” paparnya.
Hal ini membuat Stasiun Manggarai menjadi stasiun tersibuk yang melayani lebih dari 20.000 penumpang dan 616 perjalanan KRL setiap hari sebelum pandemi.
“Pembangunan Stasiun Manggarai menjadi stasiun sentral pertama dan terbesar di Indonesia masih terus dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Per Mei 2022 progress pengerjaan Stasiun Manggarai sudah mencapai 60,125%,” kata Dirjen Perkeretaapian, Zulfikri dalam keterangan resmi, Kamis (9/6/2022).
Baca Juga: Viral Kabar Stasiun Gambir Akan Pensiun, Kemenhub Kasih Penjelasan Begini
Zulfikri menyebutkan, bahwa Stasiun Manggarai dipilih menjadi lokasi pengembangan stasiun sentral mengingat posisinya yang sangat strategis dan perannya yang sangat vital dalam menunjang layanan kereta api di Ibu kota.
“Saat ini Stasiun Manggarai sudah mengemban peran menjadi stasiun hub untuk tujuh persimpangan jalur kereta api yang terdiri dari jalur kereta api yang mengarah ke Jatinegara, arah ke Jakarta Kota, arah ke Tanah Abang, arah ke Bogor, arah ke depo KRL Bukit Duri, arah ke Pusat Gudang Persediaan, serta mengarah ke Balai Yasa Manggarai,” paparnya.
Hal ini membuat Stasiun Manggarai menjadi stasiun tersibuk yang melayani lebih dari 20.000 penumpang dan 616 perjalanan KRL setiap hari sebelum pandemi.
Lihat Juga :