Tak Terdaftar di SIMIRAH, Eksportir CPO Bakal Kena Pungutan USD200 per Ton

Jum'at, 10 Juni 2022 - 15:02 WIB
“Ini dapat terus turun menuju angka Rp14.000 per liternya. Sekarang sudah banyak daerah terus turun harganya,” tambah Luhut.

Menko Luhut menyadari bahwa kebijakan yang telah dibuat pemerintah pastinya tidak dapat menyenangkan semua pihak. Pemerintah juga mendorong pelaku usaha untuk kembali menggenjot ekspor.

“Dengan mekanisme flush out yang ada ini, pemerintah memiliki target minimal satu juta ton CPO yang dapat dieskpor dalam waktu dekat. Hal tersebut nantinya akan mendorong percepatan pengosongan tangki-tangki yang selama ini penuh,” ujarnya.

Baca juga: Negara yang Pernah Menjadi Bagian Kekaisaran Turki Utsmani

Luhut juga memberikan apresiasi yang tinggi atas peran para pelaku usaha yang telah mendukung dan berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan minyak goreng di Tanah Air.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!