Warga Pakistan Diminta Kurangi Minum Teh Demi Selamatkan Ekonomi

Sabtu, 18 Juni 2022 - 11:41 WIB
Krisis ekonomi menjadi ujian besar bagi pemerintah Shehbaz Sharif, yang menggantikan Imran Khan sebagai perdana menteri Pakistan dalam pemungutan suara parlemen pada bulan April.

Tak lama setelah dilantik, Sharif menuduh pemerintah Imran Khan salah dalam mengelola ekonomi dan mengatakan mengembalikannya ke jalurnya bakal menjadi tantangan besar.

Pekan lalu kabinetnya meluncurkan anggaran baru senilai USD47 miliar yang bertujuan meyakinkan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk memulai kembali program bailout senilai USD6 miliar yang sempat terhenti.

Kesepakatan IMF dinegosiasikan pada tahun 2019 untuk meredakan krisis ekonomi yang diciptakan oleh pasokan cadangan mata uang asing yang rendah dan pertumbuhan yang stagnan selama bertahun-tahun. Tetapi kemudian dihentikan sementara setelah pemberi pinjaman mempertanyakan keuangan Pakistan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!