Beban Subsidi Melonjak Gegara Harga Minyak, Berpotensi Tembus Rp443,6 T

Selasa, 21 Juni 2022 - 12:04 WIB
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Selatan, Syaiful mengatakan, pemerintah saat ini harus melakukan penyesuaian pagu subsidi demi menjaga kekuatan BUMN sehingga tetap menjamin ketersediaan energi nasional.

"Pemerintah perlu segera melakukan penyesuaian pagu subsidi dan kompensasi, untuk menjaga keuangan Badan Usaha menjadi sehat dan dapat menjaga ketersediaan energi nasional," terangnya.

Sementara itu, lonjakan harga pangan global juga berdampak sampai ke Indonesia. Hal itu mengingat terdapat sejumlah komoditas pangan yang diimpor. Berdasarkan laporan Badan Pangan Dunia (FAO), kenaikan bulanan pada bulan Mei menjadi yang tercepat setelah satu dekade.

FAO mencatat indeks harga pangan dunia bulan Mei 2022 rata-rata 127,1 poin. Kondisi pandemi virus corona dan kenaikan permintaan global menjadi pendorong terjadinya kenaikan harga pangan.

Dalam menjalankan peran sebagai instrumen dalam mencapai tujuan nasional, APBN juga memiliki keterbatasan sehingga APBN perlu terus dijaga baik sebagai shock absorber yang efektif maupun keberlanjutan dan kesehatannya.

"APBN perlu terus dijaga pada tiga tujuan yang seimbang yakni menjaga daya beli masyarakat, pemulihan ekonomi dan APBN agar tetap sehat," tegas Syaiful.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!