Produsen Dukung Minyak Goreng Rakyat Kemasan Sederhana, Mendag: Ada Kompensasi
Senin, 27 Juni 2022 - 18:38 WIB
Mendag Zulkifli Hasan meminta produsen minyak goreng untuk mendukung dan membantu menyukseskan program minyak goreng rakyat kemasan sederhana Rp. 14.000/liter dengan janji ada kompensasi. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Perdagangan ( Mendag ) Zulkifli Hasan meminta produsen minyak goreng untuk mendukung dan membantu menyukseskan program "minyak kita", minyak goreng rakyat kemasan sederhana Rp. 14.000/liter.
"Secara khusus, kami meminta dukungan para produsen dalam memproduksi minyak goreng kemasan sederhana, dengan harga Rp 14.000/liter," terang Zulkifli Hasan.
Baca Juga: Mendag Zulhas: Butuh Waktu 2 Bulan Ganti Kemasan Minyak Goreng Curah
Hal ini disampaikan oleh Mendag Zulkifli Hasan saat menerima audiensi asosiasi produsen minyak goreng di Kementerian Perdagangan, Senin (27/6/2022), di Jakarta. Lebih teknis Mendag Zulkifli Hasan menyebut akan ada kompensasi bagi produsen migor yang membantu pemerintah menyiapkan mingor kemasan sederhana.
"Sebagai kompensasi, akan diberikan kuota ekspor CPO kepada produsen sawit yang mendukung program migor kemasan sederhana ini," sambungnya.
Dengan dibukanya Keran ekspor CPO ini, maka kebutuhan produsen akan CPO akan meningkat dan tentunya juga akan berdampak pada kebutuhan produsen akan Tandan Buah Segar dari petani sawit pemerintah.
"Secara khusus, kami meminta dukungan para produsen dalam memproduksi minyak goreng kemasan sederhana, dengan harga Rp 14.000/liter," terang Zulkifli Hasan.
Baca Juga: Mendag Zulhas: Butuh Waktu 2 Bulan Ganti Kemasan Minyak Goreng Curah
Hal ini disampaikan oleh Mendag Zulkifli Hasan saat menerima audiensi asosiasi produsen minyak goreng di Kementerian Perdagangan, Senin (27/6/2022), di Jakarta. Lebih teknis Mendag Zulkifli Hasan menyebut akan ada kompensasi bagi produsen migor yang membantu pemerintah menyiapkan mingor kemasan sederhana.
"Sebagai kompensasi, akan diberikan kuota ekspor CPO kepada produsen sawit yang mendukung program migor kemasan sederhana ini," sambungnya.
Dengan dibukanya Keran ekspor CPO ini, maka kebutuhan produsen akan CPO akan meningkat dan tentunya juga akan berdampak pada kebutuhan produsen akan Tandan Buah Segar dari petani sawit pemerintah.
Lihat Juga :