Jumlah Pengusaha Ditarget Tembus 10% dari Angkatan Kerja di 2045

Jum'at, 26 Juni 2020 - 13:20 WIB
"Menyiapkan sinkronisasi data-data pengusaha Indonesia saat ini dalam rangka menyambut bonus demografi. HIPMI menyiapkan masterplan pengusaha muda untuk 10 tahun ke depan dalam rangka menyambut 50 tahun HIPMI," ucapnya.

Mantan Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan itu mengklaim, akan membuat HIPMI mampu mengambil peran secara aktif untuk mendorong jumlah pengusaha di Indonesia mengalami kenaikan. HIPMI bukan hanya sekadar wadah bagi pengusaha di Indonesia, tapi juga dipersiapkan kepada para generasi yang baru untuk menjadi pengusaha dan terus meningkatkan kualitas pengusaha Indonesia dengan program-program yang disiapkan.

"BPS harus menjadi pusat rujukan data nasional terkait jumlah pengusaha. Patokan definisi pengusaha menggunakan standar ILO. Peralatan pendukung dalam rangka meningkatkan kinerja BPS harus disupport oleh pemerintah secara full," ungkapnya.

(Baca Juga: Hadapi New Normal, Perubahan Model Usaha Jadi Jurus Saat Pandemi )

Maming menjelaskan, saat ini banyak startup unicorn yang saling bersaing. Namun, mereka lahir bukan dari HIPMI, sementara anggota HIPMI tidak sedikit yang gagal bersaing dalam dunia usaha. Salah satunya diharapkan dapat melahirkan konglomerat baru, yang artinya HIPMI berhasil memberikan dampak terhadap perekonomian nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!