Harga TBS Ambruk, Petani Sawit Kirim Surat Terbuka ke Jokowi
Jum'at, 15 Juli 2022 - 13:24 WIB
Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) melayangkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena harga tandan buah segar (TBS) sawit masih terus anjok. Foto/Dok
JAKARTA - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) melayangkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena harga tandan buah segar (TBS) sawit pada sejumlah wilayah Indonesia masih terus anjok. Dalam surat terbuka tersebut Apkasindo meminta Jokowi melakukan 5 langkah strategis.
Tujuannya agar menyeimbangkan antara ketersediaan, kebutuhan dan keterjangkauan minyak goreng dengan tata kelola kelapa sawit Indonesia. Pertama, mencabut domestic market obligation (DMO), domestic price obligation (DPO), dan Flush Out (FO) untuk crude palm oil (CPO). Apkasindo menilai ketiga kebijakan itu sudah tidak efektif pada saat ini.
Baca Juga: Petani Sawit Teriak Anjloknya Harga TBS, Begini Respons Mendag Zulhas
Kedua, memerintahkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk meniadakan Pungutan Ekspor (PE) dan Bea Keluar (BK) untuk sementara waktu. Atau paling tidak menurunkan tarif PE, BK, serta menghapus FO.
Tujuannya agar menyeimbangkan antara ketersediaan, kebutuhan dan keterjangkauan minyak goreng dengan tata kelola kelapa sawit Indonesia. Pertama, mencabut domestic market obligation (DMO), domestic price obligation (DPO), dan Flush Out (FO) untuk crude palm oil (CPO). Apkasindo menilai ketiga kebijakan itu sudah tidak efektif pada saat ini.
Baca Juga: Petani Sawit Teriak Anjloknya Harga TBS, Begini Respons Mendag Zulhas
Kedua, memerintahkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk meniadakan Pungutan Ekspor (PE) dan Bea Keluar (BK) untuk sementara waktu. Atau paling tidak menurunkan tarif PE, BK, serta menghapus FO.
Lihat Juga :